TANGERANG KOTA— Ada suasana teduh yang kian terasa di Pondok Pesantren Miftahul Huda Annidzom, Kelurahan Nerogtog, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang. Menjelang momen menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW 2026, pesantren ini tengah bersiap menjadi ruang perjumpaan yang hangat bagi warga sekitar untuk merawat iman, mempererat tali persaudaraan, dan menyelami kembali indahnya keteladanan Sang Nabi.
Agenda menyambut hari kelahiran Baginda Rasulullah SAW tidak dirancang sekadar sebagai rutinitas tahunan. Momen ini diresapi sebagai ruang refleksi untuk membumikan kembali ukhuwah hasanah dalam keseharian—tentang bagaimana saling merangkul, menjaga silaturahmi, dan menyebarkan kebaikan tanpa batas.
Sejumlah agenda telah disiapkan dengan penuh khidmat, mulai dari lantunan sholawat yang menyejukkan jiwa, pembacaan riwayat maulid, hingga tausiyah agama. Di bawah asuhan KH Aminuddin Qhutbi, persiapan menyambut momen berharga ini dinakhodai oleh Nanang Kosim selaku Ketua Pelaksana, didampingi Faisal Fahmi sebagai Wakil Ketua, Ahmad Bayhaki sebagai Sekretaris, serta Nur Nailul Aminah di posisi Bendahara.
Merajut Kebersamaan dalam Silaturahmi
Nanang Kosim menuturkan bahwa agenda menyambut Maulid Nabi ini dirancang agar terasa dekat dan berdampak nyata bagi siapa saja yang hadir.
“Semangat kami dalam menyambut Maulid Nabi 2026 ini sederhana namun mendalam: ingin merajut ukhuwah Islamiyah dengan pijakan iman yang teguh, sembari terus belajar meneladani akhlak Rasulullah dalam langkah hidup sehari-hari,” tutur Nanang.
Ia menambahkan, Rasulullah SAW adalah sosok teladan yang paling utuh. Momen menyambut kelahiran beliau hendaknya menjadi pemantik agar umat Islam semakin peka, jujur, dan santun dalam berinteraksi sosial.
Antusiasme Jama’ah dan Harapan Syafaat
Kehangatan suasana dalam menyambut momen mulia ini juga terpancar dari antusiasme jema’ah yang datang dari berbagai penjuru. Nurdin—yang akrab disapa Bhidun—salah satu jama’ah yang memboyong rombongan Majelis Taklim Miftahul Ilmi dari kawasan Pinggir Rawa, Neroktog, turut mengungkapkan rasa bahagianya.
Saat berbincang dengan awak media, ia menyampaikan bahwa ruang silaturahmi ini turut diramaikan oleh kehadiran rombongan dari puluhan pondok pesantren dan majelis taklim lintas daerah.
“Keluarga besar Majelis Taklim Miftahul Ilmi bersyukur bisa hadir di sini bersama puluhan pesantren dan majelis taklim lainnya. Harapan kami, semoga ikhtiar dalam menyambut kelahiran Nabi ini makin mempertebal keimanan dan ketakwaan kita, serta kelak kita semua dikaruniai syafa’at dari Baginda Nabi Muhammad SAW,” ungkap Bhidun penuh khidmat,
Menyemaikan Nilai Kebajikan
Gerakan menyambut Maulid Nabi di Ponpes Miftahul Huda Annidzom sekaligus menjadi ruang belajar yang hidup bagi para santri dan generasi muda. Melalui jejak sirah nabawiyah, pesan-pesan tentang kesabaran, kepedulian sosial, dan keharmonisan kembali digaungkan secara sejuk.
Keluarga besar pesantren berharap gelora positif dalam menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW 2026 ini tidak berhenti saat acara usai. Kecintaan kepada Rasulullah diharapkan terus terpancar lewat kepedulian antarsesama, sikap saling menghormati, serta ikatan silaturahmi yang makin erat di tengah masyarakat.












