banner 728x250

Harga Pertamax Melonjak Jadi Rp16.250 per Liter, Masyarakat Keluhkan Beban Ekonomi yang Kian Berat

Redaksi
banner 120x600
banner 468x60

Jakarta, 10 Juni 2026 – Kenaikan harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax menjadi Rp16.250 per liter menuai keluhan dari masyarakat. Harga tersebut naik dari sebelumnya Rp12.300 per liter atau meningkat sekitar 32 persen, efektif berlaku mulai 10 Juni 2026. Selain Pertamax, harga Pertamax Green 95 juga naik menjadi Rp17.000 per liter.

Sejumlah warga mengaku terkejut dengan kenaikan yang terjadi secara mendadak. Bagi pengguna kendaraan pribadi yang mengandalkan Pertamax sebagai bahan bakar harian, kenaikan ini dinilai semakin menambah beban pengeluaran di tengah harga kebutuhan pokok yang juga terus meningkat.

banner 325x300

Masyarakat berharap pemerintah dapat memberikan solusi agar kenaikan harga BBM tidak berdampak luas terhadap biaya hidup. Kekhawatiran muncul karena kenaikan harga bahan bakar berpotensi memicu naiknya biaya transportasi dan harga barang kebutuhan lainnya di berbagai daerah.

Sementara itu, pihak Pertamina menjelaskan bahwa penyesuaian harga dilakukan setelah evaluasi sesuai formula harga yang berlaku untuk BBM nonsubsidi. Adapun harga BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Biosolar hingga saat ini masih tetap, masing-masing Rp10.000 per liter dan Rp6.800 per liter.

Pemerintah menyatakan dampak inflasi dari kenaikan Pertamax diperkirakan terbatas karena BBM tersebut tidak digunakan secara dominan pada transportasi umum. Namun, berbagai kalangan menilai kenaikan ini tetap akan dirasakan oleh masyarakat kelas menengah yang menggunakan kendaraan pribadi untuk aktivitas sehari-hari.

Masyarakat berharap pemerintah dapat menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok dan daya beli masyarakat agar kondisi ekonomi tetap kondusif di tengah kenaikan harga BBM yang cukup signifikan ini.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PAGE TOP