BEKASI – Rumah Sakit (RS) Citra Arafiq terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan kesehatan yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat. Melalui perwakilan Tim Marketing, Vera Ria Prensiska (Siska), RS Citra Arafiq membangun sinergi strategis bersama Dinas Sosial (Dinsos) dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bekasi.
Kolaborasi ini difokuskan untuk mempercepat proses pelayanan dan pengurusan dokumen kependudukan bagi warga rentan, telantar, maupun Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) yang selama ini tidak memiliki identitas diri resmi (KTP/KK/NIK).
Langkah proaktif ini diambil karena ketiadaan identitas sering kali menjadi hambatan utama bagi warga kurang mampu untuk mengakses jaminan kesehatan dari pemerintah, seperti BPJS Kesehatan atau Jamkesda, saat mereka membutuhkan penanganan medis darurat.
Representatif Marketing RS Citra Arafiq, Vera Ria Prensiska (Siska), menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk nyata kepedulian rumah sakit terhadap hak-hak dasar masyarakat.
“Banyak warga yang datang dalam kondisi sakit parah namun sama sekali tidak memiliki dokumen identitas. Melalui sinergi bersama Dinsos dan Disdukcapil Kota Bekasi, kita memotong jalur birokrasi yang rumit agar dokumen mereka bisa segera diterbitkan, sehingga hak layanan kesehatan mereka dapat terpenuhi tanpa kendala,” ujar Siska.
Melalui kerja sama ini, alur penanganan menjadi lebih cepat dan terintegrasi:
• RS Citra Arafiq memberikan penanganan medis awal secara darurat.
• Dinsos Kota Bekasi melakukan verifikasi status sosial untuk memastikan kelayakan bantuan.
• Disdukcapil Kota Bekasi melakukan sistem jemput bola untuk perekaman data biometrik dan penerbitan NIK secara kilat.
Sinergi tripartit ini diharapkan dapat terus berjalan secara berkelanjutan guna menyisir warga Kota Bekasi yang belum terdata, sekaligus menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi instansi kesehatan dan pemerintah dapat hadir langsung menjadi solusi di tengah masyarakat.












