BOGOR – Pelayanan publik di Kantor Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mendapat sorotan tajam dari masyarakat. Warga mengeluhkan lambatnya proses pengurusan administrasi yang diduga kuat akibat minimnya personel di loket pelayanan.
Berdasarkan laporan yang diterima, loket pelayanan di kantor kecamatan yang beralamat di Jl. Raya KH.R. Moch Toha No. 362, Ciawi, Jawa Barat (16720) tersebut terpantau hanya dijaga oleh satu orang petugas. Kondisi ini dinilai tidak sebanding dengan volume warga yang datang untuk mengurus berbagai keperluan dokumen setiap harinya.
“Pelayanannya lambat sekali. Bagaimana tidak antre panjang kalau petugas yang melayani di depan hanya satu orang?” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Penumpukan Antrean dan Harapan Warga
Kekurangan personel di garda terdepan (frontliner) ini otomatis memicu penumpukan antrean dan memperpanjang waktu tunggu warga. Masyarakat menyayangkan minimnya antisipasi dari pihak kecamatan, mengingat dokumen administrasi sering kali bersifat mendesak.
Saat ini, jalannya roda pemerintahan di Kecamatan Ciawi dipimpin oleh Denny Kuswara, M.M., yang menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Camat.
Warga berharap pihak pemangku kebijakan, khususnya Plt Camat beserta jajaran manajemen internal Kecamatan Ciawi, segera mengevaluasi kinerja dan menambah personel di loket pelayanan. Optimalisasi jumlah petugas dinilai menjadi solusi mendesak agar pelayanan publik dapat berjalan lebih cepat, responsif, dan prima sesuai dengan standar pelayanan masyarakat.
Kabiro Bogor Hermawan












